Cara Berjualan Telur Untuk Usaha Rumahan

Cara berjualan telur akan sangat membawa keuntungan besar apalagi di tengah harga bahan pokok yang kian tak menentu. Menjadi penjual atau agen telur adalah suatu usaha yang sangat potensial apalagi bagi Anda yang sedang mencari bisnis tambahan alias sampingan untuk menambah penghasilan. Berbisnis telur sendiri sebetulnya bukanlah hal yang baru karena sudah banyak UKM (Usaha Kecil Menengah) yang menawarkan produk telur. Bagi Anda sendiri yang baru ingin mencoba berjualan telur memang sebaiknya memilih telur ayam negeri karena cara pemasarannya akan jauh lebih mudah dibandingkan dengan telur ayam kampung yang harganya juga notabene lebih tinggi.

Cara berjualan telur untuk usaha rumahan
Umumnya perputaran telur ayam negeri dari peternak kepada konsumen akhir hanya membutuhkan sekitar kurang lebih 1 minggu saja, jadi memang sangatlah cepat sebab telur sendiri merupakan bahan pokok yang sering dicari oleh orang.

Cara berjualan telur ayam negeri untuk usaha rumahan agar sukses dapat memperhatikan beberapa hal, seperti berikut ini:

1.      Bangunlah koneksi dengan peternak/ pemasok telur ayam negeri
Cara pertama yang harus dilakukan adalah mencari pemasok telur ayam yang ingin Anda jual. Mencari seorang peternak/ pemasok telur ayam susah-susah gampang sebab di tanah air sendiri ada begitu banyak orang yang telah mencoba mencari pemasok skala besar/ peternak telur ayam ras. Susahnya adalah Anda harus jeli dalam menyeleksi pemasok telur yang memberikan harga wajar, bahkan kalau bisa yang murah serta kualitas produk telur yang dihasilkan.

2.      Jangan hanya punya 1 pemasok telur
Ingat bahwa kondisi pasar sangatlah tidak menentu, begitu pula dengan keadaan dari pemasok telur Anda. Oleh karena itu, strategi berjualan telur ayam selanjutnya adalah jangan hanya membangun koneksi dari 1 pemasok/peternaktelur saja karena persediaan telur Anda harus ada setiap hari dan tidak boleh habis. Jika habis dan ada calon pembeli ingin membeli maka hal tersebut akan membuat reputasi buruk. Cobalah untuk mencari pemasok telur lainnya agar jika yang satu sedang tak dapat memasok telur ke tempat Anda, maka Anda sudah memiliki cadangan lainnya.
3.      Harga yang wajar sesuai permintaan pasar
Ingat bahwa tidak hanya Anda yang mencoba menjadi agen atau penjual telur ayam. Semakin banyak penjual telur ayam maka tingkat persaingan Anda juga akan makin tinggi. Oleh karena itu, selain bersaing dengan kualitas telur yang Anda punya, pikirkanlah juga tentang harga yang bersaing namun tetap wajar di pasaran sebab jangan sampai keuntungan Anda jadi lebih rendah. Harga telur sendiri memang tergantung dari faktor ekonomi seperti permintaan pasar dan ketersediaan telur yang ada di tanah air. Jadi Anda sebagai penjual telur ayam negeri harus cerdas dalam membaca keadaan tersebut.

4.      Target konsumen
Cara berjualan telur agar laris selanjutnya adalah menarget konsumen Anda. Ada berbagai macam orang yang membutuhkan pasokan telur ayam seperti minimarket, warung/ rumah makan, penjual jamu, pasar tradisional, dan lain sebagainya. Sebaiknya Anda menjangkau konsumen yang tidak terlalu jauh untuk menghindari telur yang sudah terlanjur busuk di tangan konsumen atau pembeli.

5.      Harus ada transportasi
Milikilah transportasi untuk Anda berjualan telur serta mengangkutnya. Hal ini sudah mutlak karena roda bisnis tak mungkin dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya transportasi. Selain itu, dengan transportasi Anda akan jauh lebih mudah mengantarkan barang sampai ke tangan konsumen.

Demikian cara berjualan telur ayam agar laris manis di pasaran dan bisa Anda mulai coba sendiri.